Kementan Dukung Kampung Hortikultura IWAPI Jadi Proyek Percontohan Nasional

banner 468x60

Ringkasan Berita:

  • Kementerian Pertanian mendukung inisiatif Perempuan Pangan IWAPI dengan menjadikan Kabupaten Serang sebagai contoh nasional.
  • Gerakan ini dianggap penting dalam memastikan ketersediaan dan kestabilan pasokan pangan serta mengurangi perubahan harga komoditas.
  • Program difokuskan pada pengembangan sektor hortikultura serta pemanfaatan lahan guna menghasilkan bahan pangan yang dapat dikonsumsi sekaligus memiliki nilai ekonomi.

 

, ‎SERANG –Kementerian Pertanian Republik Indonesia memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap peran penting Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) melalui Gerakan Perempuan Pangan yang menjadikan Kabupaten Serang sebagai lokasi proyek demonstrasi nasional.

Keberadaan gerakan ini dianggap sangat penting dalam memastikan ketersediaan pasokan pangan nasional sesuai dengan program prioritas yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, dalam acara Peluncuran Kampung Hortikultura yang diadakan di Greenlight Garden, Desa Sukabares, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten, Banten, pada Sabtu (22/8/2026).

Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada IWAPI yang telah berinisiatif untuk memotivasi perempuan agar aktif berperan dalam menjaga stabilitas pangan yang telah dicapai oleh pemerintah.

Inisiatif yang dilakukan secara nasional dianggap sangat bermanfaat dalam mengurangi perubahan pasokan komoditas.

“Kami berharap proyek pilot di Kabupaten Serang ini tumbuh pesat dan segera dapat diadopsi secara nasional. Kementerian Pertanian siap memberikan dukungan penuh untuk memastikan keberhasilan inisiatif ini,” kata Taufiq kepada para jurnalis.

Mengenai partisipasi perempuan dalam sektor pertanian, Taufiq menegaskan bahwa isu gender tidak lagi menjadi hambatan. Sebaliknya, keterlibatan perempuan di bidang pertanian bukanlah hal yang baru, melainkan telah menjadi fondasi utama dalam aktivitas Kementerian Pertanian sejak lama.

“Wanita telah berpartisipasi di berbagai bidang. Baik sebagai tenaga kerja di lapangan maupun dalam posisi manajerial. Bahkan, Kementerian Pertanian memiliki dasar kerja yang tidak hanya mengandalkan tenaga pria,” ujarnya.

Menurut Taufiq, gerakan perempuan pangan saat ini fokus pada pengembangan kawasan hortikultura serta memanfaatkan lahan yang ada secara optimal.

Hal ini diharapkan mampu menghasilkan produk yang tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sendiri, tetapi juga memiliki nilai ekonomi sehingga bisa masuk ke dalam rantai pasok pasar yang lebih luas.

Tindakan ini selaras dengan dukungan kuat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menilai gerakan ini sangat berkaitan langsung dengan visi menjaga kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan di dalam negeri.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *