Tour de Bintan 2026 Banjiri Hotel Lagoi, Dongkrak Ekonomi Kepulauan Riau

banner 468x60

TRIBUN BATAM.id, BINTAN– Semangat kembali menyala di Lagoi Bay, Kawasan Bintan Resorts, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Setelah empat tahun tidak diadakan, Tour de Bintan 2026 kembali diselenggarakan dan dibuka oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, pada Sabtu (22/8/2026).

Pertandingan balap sepeda internasional yang ke-13 diikuti oleh peserta dari 42 negara, sekaligus menunjukkan bahwa olahraga dan pariwisata dapat bersatu menjadi penggerak ekonomi nyata di Bintan, Kepri.

Dua kategori utama yang diikuti pada pagi hari, yaitu Gran Fondo Challenge (70 km) dan Gran Fondo Century (100 km).

Ratusan peserta berlari dengan penuh antusiasme, menandai kembalinya acara olahraga wisata yang paling dihormati di Kepri.

 

Lirik Haris Pratamura menyatakan, kembalinya Tour de Bintan bukan hanya sebuah kompetisi, tetapi tanda kekuatan kerja sama antar berbagai pihak.

 

“Acara Tour de Bintan ini selalu dinantikan oleh atlet sepeda dunia. Ini menunjukkan bahwa kerja sama dari berbagai pihak menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Kehadiran 42 negara di Bintan ini bukanlah hal yang biasa, meskipun acara ini pernah terhenti,” ujar Nyanyang, Minggu (23/8/2026).

Menurut Nyanyang, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Batam, salah satu dampak paling jelas dan langsung terasa adalah kekosongan kamar hotel di kawasan Bintan Resorts selama acara berlangsung.

Tidak hanya peserta dan pendamping yang menginap, tetapi juga melakukan belanja, makan, berwisata, serta berkomunikasi dengan warga sekitar.

 

Dari segi ekonomi, dampaknya sangat luas. Terbukti dari banyaknya kamar hotel yang terisi penuh di kawasan Bintan Resorts.

“Hal ini menunjukkan bahwa even sport tourism seperti ini secara langsung berdampak pada perekonomian daerah,” tegas Nyanyang.

 

Pemerintah Provinsi Kepri terus memberikan dukungan penuh dengan melakukan koordinasi lintas sektor antara Dinas Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Pemerintah Kabupaten Bintan, serta berkolaborasi dengan International Cycling Federation (ICF) untuk memastikan penyelenggaraan yang berstandar internasional.

 

Kepala Operasional Bintan Resorts, Abdul Wahab, menyatakan bahwa penyelenggaraan acara ini merupakan yang ke-13 dan berhasil diadakan berkat dukungan dari pemerintah pusat, ICF, serta mitra strategis Trifactor asal Singapura.

Wahab menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga penyelenggaraan acara ini karena dampak ekonomi yang jelas terasa.

 

Saat ini, Bintan Resorts memiliki sekitar 3.200 kamar. Dalam tiga tahun mendatang, angka tersebut direncanakan meningkat menjadi sekitar 6.000 kamar.

 

“setidaknya diperlukan 5.000 kamar agar acara besar seperti Tour de Bintan dapat berjalan lebih baik dan mampu menampung jumlah peserta yang lebih banyak dari berbagai belahan dunia,” ujar Wahab.

 

Kembalinya Tour de Bintan membuat Bintan semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism kelas dunia, tempat di mana olahraga, pariwisata, dan perekonomian berkembang bersama.(/ Ronnye Lodo Laleng).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *