Ringkasan Berita:
- Jose Mourinho merayakan debut yang mengesankan bersama Real Madrid dengan kemenangan menegangkan 2-1 atas Espanyol dalam pekan pertama Liga Spanyol 2026/2027 di RCDE Stadium, Minggu (23/8/2026) dini hari WIB.
- Jude Bellingham memberikan keunggulan cepat kepada Los Blancos melalui sundulan pada menit ke-9, yang kemudian disamakan oleh Alex Calatrava di menit ke-30.
- Kemenangan yang luar biasa dari Real Madrid akhirnya ditentukan melalui gol yang terjadi di menit ke-90 oleh Carlos Espi.
– Kemenangan pertama yang diraih Jose Mourinho dalam masa jabatannya yang kedua sebagai pelatih El Real setelah membawa Real Madrid mengalahkan Espanyol pada pekan pertama Liga Spanyol 2026-2027.
Kunjungan ke RCDE Stadium, Barcelona, pada Minggu (23/8/2026) dini hari WIB, Real Madrid berhasil meraih tiga poin dengan cara yang menegangkan melalui skor sempit 2-1.
Ketegangan pertandingan sudah terlihat sejak babak pertama yang berakhir dengan skor imbang 1-1.
Real Madrid membuka keunggulan lebih dulu melalui tendangan kepala Jude Bellingham pada menit ke-9, kemudian diimbangi oleh pergerakan Alex Calatrava yang memaksimalkan umpan silang Javi Hernandez di menit ke-30.
Memasuki babak kedua, kepastian poin penuh El Real ditentukan secara dramatis melalui gol yang dicetak Carlos Espi di menit ke-90.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit pertama ditiup, para pemain yang dilatih oleh Jose Mourinho langsung memulai serangan.
Strategi serangan itu memberikan hasil positif ketika pertandingan baru berlangsung sembilan menit.
Gol pertama tim tamu tercipta dari situasi tendangan bebas.
Arda Guler, yang bertindak sebagai eksekutor tendangan bebas, memberikan umpan silang yang akurat ke dalam area penalti.
Jude Bellingham yang berada dalam posisi bebas berhasil menanduk bola dengan keras yang melesat ke sudut kanan gawang dan tidak dapat dijangkau oleh kiper lawan.
Ketertinggalan satu gol memicu Espanyol untuk bangkit dan merespons.
Klub dari Barcelona secara perlahan mulai menemukan ritme permainan dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-30.
Menerima umpan tepat dari Javi Hernandez, Alex Calatrava dengan sempurna melepaskan tendangan ke gawang Real Madrid, mengubah skor menjadi 1-1.
Kehilangan keunggulan menyebabkan Madrid kembali mempercepat serangan dari berbagai sisi.
Namun, ketangguhan lini pertahanan Espanyol membuat skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kendali pertandingan tetap berada di tangan Los Blancos.
Pada kesempatan ini, jalannya serangan tim lawan lebih sering berfokus di sisi kiri lapangan dengan memanfaatkan kecepatan Vinicius Junior.
Meskipun demikian, pertahanan tuan rumah tampil teratur dalam setiap upaya serangan dari pemain sayap Brasil.
Di sisi lain, Espanyol memutuskan untuk bertahan dalam formasi padat sambil mencari celah melalui strategi serangan balik.
Pada saat pertandingan terlihat akan berakhir dengan skor imbang, kekalahan menimpa tuan rumah pada menit ke-90.
Carlos Espi tampil sebagai pahlawan kemenangan Real Madrid setelah tendangannya dari jarak dekat berhasil memasukkan bola ke gawang Espanyol.
Keunggulan 2-1 ini berhasil dipertahankan Madrid hingga pertandingan berakhir.
Susunan Pemain
Espanyol (4-4-2): 13-Dmitrovic; 23-Hilali, 5-Riedel (16-Drkusic 66′), 14-Nunez, 21-Hinojo; 22-Calatrava (26-Bauza 66′), 8-Exposito (17-Carreras 87′), 4-Zarate (10-Lozano 76′), 24-Dolan; 9-Fernandez, 28-Hernandez (11-Milla 76′)
Pelatih: Manolo Gonzalez
Real Madrid (4-4-2): 1-Courtois; 18-Carreras (17-Cucurella pada menit ke-64), 16-Konate, 4-Huijsen, 24-Dumfries (12-Alexander-Arnold pada menit ke-80); 5-Bellingham (19-Espi pada menit ke-80), 20-Silva (6-Camavinga pada menit ke-80), 8-Valverde, 15-Guler (25-Diomande pada menit ke-64); 7-Vinicius, 10-Mbappe
Pelatih: Jose Mourinho
Klasemen Liga Spanyol
(*)
